Polsek Sangatta Utara Cek SPBU, Waspadai Pengetap BBM

oleh -25 Dilihat
oleh
Polsek Sangatta Utara Cek SPBU, Waspadai Pengetap BBM

KUTIMPOST.COM, Sangatta – Polsek Sangatta Utara melakukan monitoring dan pengecekan ketersediaan serta distribusi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU wilayah Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi stok BBM di lapangan tetap aman sekaligus mengantisipasi potensi gangguan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko mengatakan, monitoring dilakukan dengan mengecek langsung ketersediaan sejumlah jenis BBM, termasuk Pertalite, Pertamax, Bio Solar, Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex di sejumlah titik penyalur.

“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM dan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik. Kami juga mengantisipasi adanya antrean maupun potensi penyalahgunaan dalam pendistribusian BBM,” ujar AKP Bambang Eko.

Dari hasil pengecekan di sejumlah lokasi, stok BBM secara umum masih tersedia. Di antaranya SPBU PT Tunas Keluarga Mandiri, SPBU PT Hasnawi Sejahtera, SPBU PT Sehati Sangatta, SPBU PT Sunandar Jaya Mandiri, APMS/Pom Mini Sehati Sangatta, APMS/Pertashop PT Hasnawi Sejahtera, APMS/Pertashop CV Berkah Alam Borneo serta SPBU PT Sehati Kutim.

Di SPBU PT Tunas Keluarga Mandiri, misalnya, tercatat ketersediaan Pertalite sekitar 11.235 liter, Bio Solar 6.183 liter, Pertamax 16.737 liter, Dexlite 2.432 liter dan Pertamax Turbo 8.644 liter. Sementara Pertamina Dex tercatat kosong.

Pada SPBU PT Sehati Sangatta di wilayah Sangatta Selatan, stok yang tercatat antara lain Pertalite 25.828 liter, Bio Solar 16.018 liter, Pertamax 11.821 liter dan Pertamax Turbo 8.877 liter.

Petugas juga mencatat rencana pengiriman BBM dari Pertamina ke sejumlah SPBU. Namun, berdasarkan hasil monitoring, sebagian pengiriman masih menunggu proses persetujuan dari pihak Pertamina.

Polsek Sangatta Utara juga mengantisipasi kemungkinan meningkatnya antrean pada jalur pengisian Pertalite. Kondisi tersebut berpotensi terjadi apabila sebagian masyarakat beralih menggunakan Pertalite.

Menurut AKP Bambang Eko, pengaturan di lapangan diperlukan agar pelayanan tetap tertib dan tidak mengganggu arus kendaraan di sekitar SPBU.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengikuti aturan yang berlaku saat melakukan pengisian BBM. Petugas SPBU juga kami minta melakukan pelayanan sesuai ketentuan sehingga distribusi BBM dapat berjalan tertib dan tidak menimbulkan antrean yang tidak perlu,” katanya.

Selain memastikan stok, kepolisian memberikan perhatian terhadap potensi praktik pengisian BBM secara berulang atau yang dikenal masyarakat sebagai pengetap.

Petugas SPBU diminta melakukan pengawasan dan mengisi BBM kepada konsumen sesuai aturan yang berlaku. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga agar BBM dapat terdistribusi secara merata kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Petugas SPBU kami ingatkan agar mengisi BBM kepada konsumen sesuai aturan dan melakukan pengawasan terhadap pengisian berulang. Ini penting agar distribusi BBM tetap tertib dan tidak merugikan masyarakat lainnya,” tegas AKP Bambang Eko.

Hasil monitoring sementara juga menunjukkan belum ditemukan adanya kecurangan niaga BBM di sejumlah SPBU yang dilakukan pengecekan.

Polsek Sangatta Utara memastikan pemantauan terhadap kondisi stok, distribusi dan pelayanan SPBU akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan serta kelancaran kebutuhan BBM masyarakat di wilayah Sangatta Utara dan Sangatta Selatan.

No More Posts Available.

No more pages to load.