Kuliner Kue Pukis Sangatta Beraneka Rasa

oleh -
Kue Pukis Sangatta
kutim post - Kuliner Kue Pukis Sangatta, jalan margo santoso 2 samping Alfamidi
PEMKAB KUTIM

KUTIMPOST.COM, SANGATTA – Kuliner kue pukis yang beralamat di Jalan Margo Santoso, samping Alfamidi ini setiap pagi ramai dikunjungi pembeli.

menjadi salah satu kunci pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Ditengah badai pandemi Covid-19, Usaha Mikro Kecil Menengah berusaha bangkit dari keterpurukan.

Kue Pukis Sangatta

Berbagai cara pun telah dilakukan agar tetap bisa menghidupi keluarga. Baik jualan secara konvensional maupun memanfaatkan media sosial sebagai media untuk berdagang.

Wahyu salah satunya, pemilik kue pukis shafira ini mengatakan sebelum membuka usahanya ini ia mencoba peruntungan melalui media sosial.

“Selama merebaknya lalu, saya jualan online dan baru 8 hari ini saya membuka kembali kedai saya,” tutur pria kelahiran Sragen ini.

Baca Juga :  Bupati Ismunandar Lantik Dewan Pendidikan Kutim

Kuliner Kue Pukis Aneka Varian Rasa

Dalam sehari dalam kondisi new normal ini, ia mampu menjual 4 sampai 5 kilo.

Kedai yang buka mulai pagi sampai sore hari ini, dikelolanya bersama istri. Sebelum membuka usaha pukis, ia pernah juga berjualan martabak.

Namun, usaha yang ia bangun itu tidak seindah yang diharapkan. Akhirnya ia memutuskan untuk membuat kue pukis sebagai sumber rezekinya.

Saat ditemui Kutimpost, salah satu penggiat kuliner Nuraji membenarkan, selama pandemi corona ini UMKM banyak yang mati suri.

Pemilik kuliner Otak-otak bandeng itu menyebutkan, selama ini belum ada pendampingan khusus dari pemerintah untuk UMKM.

Baca Juga :  Ketua MUI Kutim Prihatin dan Waspada Terhadap Aksi Terorisme

Ia berharap, pemerintah lebih memperhatikan UMKM dari penjual pentol keliling sampai yang sudah memiliki tempat usaha sendiri.

“Selama ini belum ada sentuhan dari pemerintah untuk UMKM, kalau pun ada tidak merata,” tuturnya.

Pendampingan baik dari segi moril dan materiil memang sangat dibutuhkan oleh UMKM, melihat usaha mikro kecil menengah merupakan salah satu barometer perkembangan suatu wilayah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *