IDI Kutim Utarakan SIP Dan Kesejahteraan Tenaga Kesehatan

oleh -
IDI Kutim Utarakan SIP Dan Kesejahteraan Tenaga Kesehatan
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman didampingi Dinkes Kutim Bahrani Basal saat audensi dengan IDI Kutim di Ruang Arau. Rabu, (19/5/2021)
PEMKAB KUTIM

SANGATTA, KUTIMPOST.COM – IDI Kutim utarakan SIP (Surat Izin Praktik) dan kesejahteraan tenaga kesehatan. Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman saat audensi dengan IDI (Ikatan Indonesia) Kutai Timur, didampingi Bahrani di Ruang Arau. Rabu, (19/5/2021).

Ketua IDI Kutim menyampaikan permasalahan terkait SIP yang telah habis masa berlakunya. Menurutnya, hal itu sangat penting bagi praktik dan menyangkut legalitas.

IDI Kutim

“Karena menyangkut legalitas. Sebab apabila tidak mempunyai SIP tidak boleh praktek. Apabila terjadi kesalahan bisa dituntut perdata maupun pidana,” ucap Agung

Baca Juga :  TK2D Dapat BPJS Ketenagakerjaan, Joni : Jika Tidak Ada Kendala Bulan 4

spesialis kandungan ini juga menanyakan, permasalahan terkait insentif Tenaga Kesehatan (nakes), yang melayani pasien Covid-19. Dari laporannya, mulai Agustus sampai Desember 2020 insentif tersebut belum terbayarkan.

IDI Kutim Utarakan SIP Dan Kesejahteraan Tenaga Kesehatan

Menanggapi hal tersebut, Bupati mengatakan, berdasarkan aturan pengurus berbagai izin berada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Namun, permasalahan lainnya Kepala Dinas belum definitif. Sedangkan, Bupati bisa melantik setelah enam bulan dilantik menjadi Bupati.

Sedangkan, untuk insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) yang melayani pasien Covid-19, Kepala Kutim Bahrani mengatakan, ada beberapa kendala administrasi sehingga belum terbayarkan.

Baca Juga :  Ketua MUI Kutim Prihatin dan Waspada Terhadap Aksi Terorisme

Namun, di hadapan para pengurus IDI Kutim itu, Bahrani menyatakan bahwa insentif tersebut sedang diproses, dalam waktu dekat dirinya berharap bisa segera dibayarkan. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *