Tejo Yuwono; Fatayat NU Mewujudkan Masyarakat Yang Berakhlaq Mulia dan Bersatu

oleh -459 views
oleh
Tejo Yuwono; Fatayat NU Mewujudkan Masyarakat Yang Berakhlaq Mulia dan Bersatu

KUTIMPOST.COM, Sangatta – Tejo Yuwono; Fatayat NU Mewujudkan Masyarakat Yang Berakhlaq Mulia dan Bersatu. Fatayat NU berjuang meyakinkan organisasi induknya yakni NU, tentang perlunya dibentuk wadah perempuan dalam organisasi ini.

Dalam Peringatan hari jadi (Harlah) Fatayat Nahdatul Ulama (NU) ke 73 Kabupaten Kutai Timur (Kutim), di Pendopo Rumah Jabatan (Rujab). Minggu (21/05/2023), ditandai dengan memotong tumpeng.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Tejo Yuwono, Ketua TP PKK Kutim Ny Siti Robiah Sulaiman, Ketua PC NU Kutim Sismanto, Ketua PC Fatayat NU Lu’luul Wafiroh serta undangan lainnya.

Baca Juga :  Bupati Buka Roadshow Bazar UMKM Ke-7 Di Kongbeng

Dalam sambutannya, Tejo Yuwono memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang juga dirangkai dengan bedah buku “Musibah Suamiku Ladang Ibadahku” yang digagas oleh Fatayat NU, yang dikenal tidak hanya fokus dalam bidang dakwah dan kaderisasi semata, namun juga bergerak dalam pendidikan dan sosial.

“Hal yang dilakukan oleh mereka juga memiliki keterkaitan dengan visi dan misi pemerintah daerah yakni Mewujudkan Masyarakat Yang Berakhlaq Mulia dan Bersatu,” ujarnya.

Selain itu, dirinya tak lupa atas nama pemerintah mengucapkan selamat Harlah Fatayat NU yang ke 73, dan berharap peran seluruh masyarakat, termasuk kader Fatayat NU, bisa ikut berpartisipasi dalam membangun Kutim yang lebih sejahtera untuk semua.

Baca Juga :  Forkopimda Kutim Hadiri Bukber PT Indexim Sekaligus Penyerahan Santunan 72 Anak Yatim Piatu

Sebelumnya, Ketua PC Fatayat NU Kutim, Lu’luul Wafiroh mengatakan, Harlah ke 73 Fatayat NU yang mengambil tema Maju Bersama, Menguatkan Bersama Untuk Perempuan Indonesia dan Peradab Dunia ini, sengaja dirangkai dengan peringatan hari kartini yang jatuh pada 21 April lalu, yang bertujuan untuk kembali menggelorakan semangat para perempuan muda, khususnya yang ada di Kutim.

“Agar semakin meningkatkan kapasitas diri menjadi lebih maju dalam memberikan sumbangsih pembangunan untuk Indonesia yang lebih berjaya,” ujarnya.